09 Desember 2008

Program Baru....OK, Free...

Pada postingan kali ini sedikit keluar jalur,… malah sama sekali nggak ada hubungannya dengan cetak-mencetak. Tapi kalau cetak uang ada hubungannya malah kerabat dekat, tapi bukan uang palsu..lho.

Penasaran…gini ceritanya..Pada suatu hari..(halah kayak TK)…aku iseng coba keyword ke Google…eh..ketemu penawaran Program untuk menambah penghasilan.. disitu tercantum angka Rupiah yang lumayan gede…ini bukan lagi tambahan penghasilan, coba bayangkan dengan MODAL Rp. 0,- … itu khan sama saja tanpa modal uang yaaa…alias gratis, tadinya tak kirain Cuma daftarnya yang gratis..eh lagi…. BUKAN CUMA DAFTARNYA YANG GRATIS, tapi emang tidak pakai uang sama sekali Dengan begitu tentunya RESIKO SANGAT MINIMAL bahkan TANPA RESIKO yaaa… Dalam penjelasan pada program tersebut Cuma kita berusaha merekrut 10 orang untuk ikut mendaftar.. tentunya juga gratis, setelah kita dapat 10 orang yang daftar lewat kita, makaaa…..nah ini ni yang bikin saya penasaran, kita tinggal menunggu untuk dapat kiriman uang yang jumlahnya bisa nyampai bilangan jutaan…. PENASARAN buruan daftar…lha wong GRATIS, apa salahnya Nyoba… caranya KLIK DI SINI . Ayo buruan PROGRAM ini BARU dan Mungkin dibuka Cuma dalam jangka Waktu tertentu. OK…salam sukses.

15 November 2008

Materi Desain Grafis pada Percetakan (2)

1. IMAGE/GAMBAR

Dalam suatu karya desain grafis dengan tujuan untuk konsumsi cetak, image/gambar sangatlah penting sehingga kualitas sebuah image dalam karya desain akan berpengaruh terhadap kualitas hasil cetakan. Dalam desain biasanya memakai dua bentuk gambar, yaitu gambar Bitmaps dan Vector.

a. BITMAPS

Gambar bitmaps atau dalam percetakan sering disebut gambar raster, yaitu image/gambar yang terbentuk dari kumpulan titik/pixel/dot. Kualitas gambar akan sangat dipengaruhi oleh banyaknya pixel yang membentuk. Semakin banyak pixel yang membentuk suatu image, maka semakin halus/baik detail image tersebut juga kekayaan warnanya semakin tinggi. Dalam desain grafis untuk konsumsi cetak sebaiknya menggunakan kurang lebih 300 dpi (dot per inch). Pengubahan ukuran image dengan pembesaran atau pengecilan akan sangat berpengaruh terhadap kualitas gambar, sebab pembesaran akan membuat pixel baru terhadap raster asli dari image.

Image Bitmaps dapat dibagi menjadi beberapa katagori, yaitu:

1. Line Art

Image ini biasanya hanya mempunyai 2 warna yaitu hitam dan putih. Image ini digolongkan dalam bitmaps sebab mempunyai 1 bit, dengan terjemahan warna bahwa pernyataan “ya” atau “on” adalah merupakan warna hitam sedangkan pernyataan “tidak” atau “off” adalah merupakan warna putih.

2. Grayscale

Pada image yang menggunakan warna grayscale merupakan image yang berisikan beberapa variasi dari gelap dan terang dari warna abu-abu.

3. Multitones

Image ini mempunyai warna lain selain warna hitam dan putih.

4. Full Colour

Image full colour dalam istilah cetak sering disebut sebagai warna sparasi, walaupun istilah ini kurang tepat. Image ini mempunyai warna yang lengkap sesuai model warna yang dipakai RGB, CMYK atau yang lainnya. Bagaimana apakah postingan ini membantu anda mempersiapkan materi desain anda ? semoga..(bersambung.....)

31 Oktober 2008

Materi Desain Grafis pada Percetakan (1)

Untuk membuat desain grafis yang berkualitas untuk konsumsi cetak, maka data dan materi merupakan factor yang sangat penting. Ada beberapa data dan materi desain di antaranya:

1. UKURAN

Pada suatu karya desain yang ditujukan untuk konsumsi cetak, ukuran yang pasti (final) akan sangat membantu proses proses desain selanjutnya, sebab penggantian ukuran dari sebuah desain ,akan merubah desain itu sendiri baik sebagian atau seluruhnya. Yang sudah barang tentu akan menambah waktu pengerjaan. Jika desain tersebut terdapat halaman isinya seperti buku, maka perubahan ikuran akan merubah layout isi buku dan sudah pasti akan menghambat proses selanjutnya. Sehingga kepastian ukuran dari klien sangat mendukung kelancaran proses desain.

2. WARNA

Warna disini bukan mode warna yang dipakai, akan tetapi warna yang diminta klien. Perlu diketahui bahwa dalam sebuah karya desain yang ditujukan untuk konsumsi cetak, dikenal istilah 1 (satu) warna, 2 (dua) warna, 3 (tiga) warna dan Sparasi (fullcolor). Untuk desain dengan menggunakan 1,2 atau 3 warna, Klien biasannya menghendaki dengan warna tertentu. Untuk warna ini sebaiknya menggunakan panduan warna (color guide) sebagai acuan/contoh warna oleh operator cetak pada saat proses pencampuran tinta cetak. Sedangkan untuk desain dengan sparasi warna (full color), klien biasanya menghendaki desain dengan warna dominan. Masukan dari klien tentang warna yang dikehendaki sangat membantu proses desain seperti sesuai keinginan klien. (bersambung, semoga .....)

13 September 2008

Data dan Materi Desain pada Percetakan (3)

Teknik Cetak, dalam teknik cetak memuat tentang mesin apa yang akan digunakan untuk mencetak sebuah order yang telah melalui proses desain dan film. Biasanya untuk Order yang berupa buku, akan menggunakan dua atau lebuh jenis mesin cetak.

Finishing, merupakan bagian akhir dari sebuah form deskripsi order yang memust tentang jenis/model finishing yang akan dipakai untuk sebuah order. Misal , susun, jahit, binding, lipat, dll. Jenis finishing yang dipakai akan mempengaruhi juga biaya produksi dari sebuah order.

Form deskripsi order ini biasanya dibagi ke setiap bagian/devisi. Setelah data dari spesifikasi order lengkap maka selanjutnya materi berkualitas dari order juga tak kalah pentingnya untuk membuat desain yang yang baik.

13 Agustus 2008

Data dan Materi Desain pada Percetakan (2)

Menyambung postingan yang terdahulu mengenai data dan materi Desain, tentang yang termuat dalam Diskripsi Order. Pada postingan kali ini tentang kertas yang akan dipakai untuk cetak. Jenis Kertas, dalam percetakan sangat penting sebab kertas merupakan unsure yang sangat mempengaruhi baik biaya maupun kualitas hasil cetak. Pada desain, jenis kertas digunakan untuk menentukan nilai dari lpi (line per inch)raster pada saat Ripping proses film ke imagesetter. Dalam percetakan juga dikenal proses Uvi yaitu proses coating melapisi permukaan hasil cetakan. Biasanya menggunakan Uvi biasa yang cuma melapisi dengan lapisan yang tidak begitu mengkilat, sedang Uvi Glosy melapisi permukaan hasil cetakan dengan lapisan yang mengkilat, sedang untuk Uvi doff melapisi dengan lapisan yang membuat permukaan cetakan terkesan tidak mengkilat. Ada juga Uvi spot yang melapisi permukaan dengan bagian yang mengkilat adalah bagian tertentu, missal gambar tertentu atau tulisan tertentu sedangkan bagian permukaan yang lain doff. Untuk permukaan yang diUvi bisa Cuma satu muka saja atau dua muka sekaligus. Data ini khususnya ditujukan untuk bagian produksi, akan tetapi untuk desain bisa juga sebagai pertimbangan dalam pemilihan warna, sebab proses Uvi sedikit banyak berpengaruh terhadap tampilan, khususnya warna hasil cetakan. (bersambung ....)

09 Agustus 2008

Data dan Materi Desain pada Percetakan (1)

Disebuah industry percetakan, setiap Order yang masuk biasanya ditulis disebuah form yang memuat data dan spesifikasi dari order. Form tersebut merupakan deskripsi order yang dipakai sebagai panduan membuat desain, proses produksi cetak sampai proses finishing. Dalam form tersebut biasanya memuat

Data Customer yang isinya antara lain Contact Person, Alamat dan Nomer telpon/Fax. Dari klien sebagai jalur komunikasi antara perusahaan dengan klien.

Spesifikasi Order, yang memuat tentang tanggal sebuah order diterima oleh perusahaan dalam hal ini oleh marketing. Sekaligus juga tertulis Tanggal jadi dari sebuah order atau merupakan deadline yang telah disepakati sebuah order harus sudah jadi. “jadi” disini dimaksudkan bahwa order telah selesai proses finishing dan siap untuk dikirim ke alamat seperti yang tertulis pada data customer.Tanggal jadi merupakan bagian yang harus diperhatikan , sebab merupakan deadline yang harus dipenuhi dan sebagai estimasi waktu dalam proses desain dan proses selanjutnya. Dalam Spesifikasi Order juga memuat Nama Order yaitu keterangan jenis dari order, sebagai contoh nama order: Kalender, Buku Panduan, Kalender Dinding, Leaflet , dll. Penulisan Nama Order yang jelas dan lengkap akan sangat membantu bagi proses desain dan proses selanjutnya. Setelah Nama Order juga memuat Format Ukuran dari sebuah order, Ukuran disini merupakan ukuran yang sudah pasti yang telah disetujui oleh klien. Ukuran yang final sangat membantu proses selanjutnya, sebab perubahan dari ukuran akan mengulang sebagian atau keseluruhan dari sebuah desain. Selanjutnya dalam spesifikasi order memuat tentang Oplaag yaitu jumlah dari suatu order yang akan dicetak. (insya Allah ... bersambung)

05 Juli 2008

Sifat Tinta Cetak

Dalam proses cetak mencetak , tinta merupakan unsur yang sangat penting bahkan merupakan salah satu factor yang menentukan kualitas hasil cetakan. Tinta secara umum tersusun dari paling tidak tiga unsure pokok, yaitu bahan pewarna yang merupakan bahan yang menentukan warna tinta Cyan, Magenta, Yellow , Black dan warna-warna lain, yang kedua bahan pembantu (additional agent), yang ketiga Bahan pengikat. Dari ketiga bagian/unsur tadi diproses sedemikian rupa untuk menghasilkan tinta yang sesuai dengan standart. Tinta hasil proses dari ketiga unsure tersebut akan mempunyai sifat dan karakter tertentu. Sifat tinta cetak ada beberapa diantaranya adalah:

Sifat kekentalan tinta, yang diukur dengan Viscometer. Nilai dari kekentalan tinta sangant dipengaruhi oleh mesin dan kertas yang digunakan. Yang kedua , Tinta bersifat flow adalah daya alir tinta. Tinta pada prinsipnya mengalir bergerak dan berpindah dari bak tinta sampai ke kertas pada akhir proses cetak. Yang ketiga, kelengketan tinta. Sifat daya tarik tinta terhadap permukaan kertas hingga perpindahan tinta ke permukaan kertas. Kecepatan mesin pada saat proses cetak dan juga kertas yang digunakan akan mempengaruhi sifat kelengketan tinta. Selanjutnya sifat Alir tinta yang akan mengalir jika terkena gerakan dan akan berhenti jika gerakan tersebut berhenti. Sifat tinta selanjutnya adalah sifat daya kering tinta, sifat pengeringan tinta sampai dengan pori kertas yang dipakai.

Sifat-sifat inilah yang menyebabkan tinta mudah berubah bentuk dan menyesuaikan dengan bahan cetak sehingga dapat diatur dan disesuaikan dengan hasil cetak yang diharapkan.